Langsung ke konten utama

MANUSIA DAN CINTA KASIH

 

BAB 1

Pendahuluan

A.A.  Latar Belakang

manusia dan cinta tidak bisa dipisahkan begitu saja. Cinta adalah anugerah yang diberikan tuhan kepada orang lain atau sesama manusia. Sedangkan kasih sayang merupakan cara berkata suatu perasaan yang mendalam pada orang yang ai cintai. Cinta adalah suatu kebutuhan setiap insan dimana dengan adanya cinta serta kasih sayang ini manusia akan merasa lebih dicintai serta saling mengasihi antara manusia dan akan lebih merasa senang buat menjalani hidupnya.

Dari jaman dulu hingga kini hakikat cinta manusia masih sebagai perbincangan yang tidak dibatasi secara jelas menggunakan makna yang luas juga. Walaupun sulit juga untuk diungkapkan dan diingkari bahwa cinta adalah keliru sau kebutuhan hayati manusia yang cukup mendasar. Begitu fundamentalnya hingga membawa Khalil Gibran, seorang pujangga terkenal beropini bahwa “Cinta hanyalah sebuah kemisterian”. Cinta sangat erat pada kehidupan serta tidak bias di diamkan dalam kehidupan tak pernah selintas pun orang berpikir bahwa cinta tiu tidak krusial. Mereka haus akan cinta, mereka butuh akan cinta.

Pendapat yang banyak muncul tentang cinta, pertama, orang melihat cinta sebagai masalah dicintai bukan masalah mencintai. Untuk dicintai manusia memupuk tingkah laku yang menyenangkan bertutur kata menarik suka menolong, sopan dan sebagainya. Dari pendapat diatas muncul ketidakpuasan, ketidakpuasan ini menimbulkan pendapat cinta adalah suatu seni seperti halnya seni , cinta memerlukan pengetahuan dan latihan, serta dibutuhkan pengetahuan teoritik terlebih dahulu baru kita menguasai prakteknya. Jadi Cinta adalah aktivitas bukan berpengaruh pasif atau cinta itu memberi bukan menerima.

 

 

 

BAB 2

Pembahasan

1.     Cinta Diri

Cinta diri erat kaiannya dengan menjaga diri manusia senang untuk tetap hidup mengembangkan potensi dirinya dan mengaktualisasikan dirinya dan dia pun menyayangi segala sesuatu yang mendatangkan kebaikan pada dirinya. Kebalikan nya beliau membenci segala sesuatu yang menghalanginya buat hayati. Berkembang, mengaktualisasikan diri, mendatangkan rasa sakit, penyakit serta marabahaya. Al-Qur’an sudah berkata cinta alamiah insan terhadap dirinya sendiri ini, kecenderungan buat menuntu segala sesuatu yang bermanfaat serta ermanfaat bagi dirinya sendiri, dan menghindari asal segala sesuatu yang membahayakan keselamatan dirinya.


2.     Cinta Sesama Manusia

Agar manusia dapat hidup menggunakan penuh keserasian serta keharmonisan dengan manusia lainnya, ia tidak boleh tidak harus membatasi cintanya di diri sendiri egoisnya oleh sebab itu Allah waktu memberi isyarat kecintaan manusia dirinya sendiri, mirip yang tampak pada keluh kesahnya jika tertimpa kesusahan dan usahanya yang terus menerus buat memperoleh kebaikan serta kebakhilannya pada memberikan sebagian karunia yang diperolehnya, sehabis itu Allah pribadi memberikann kepada dirinya sendiri serta melepaskan diri asal gejala-gejala itu merupakan dengan melalui iman.  

Pendapat yang banyak muncul tentang cinta, pertama, orang melihat cinta sebagai masalah dicintai bukan masalah mencintai. Untuk dicintai manusia memupuk tingkah laku yang menyenangkan bertutur kata menarik suka menolong, sopan dan sebagainya.

 

1.     Kemesraan

Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib. Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan, keakraban yang dilandasi rasa cinta dan kasih.Tingkatan kemesraan dapat dibedakan berdasarkan umur.

Kemesraan dalam Tingkat Remaja, terjadi dalam masa puber atau genetal pubertas yaitu dimana masa remaja memiliki kematangan organ kelamin yang menyebabkan dorongan seksualitasnya kuat. Kemesraan dalam Rumah Tangga, terjadi antara pasangan suami istri dalam perkawinan. Biasanya pada tahun tahun wal perkawinan, kemesraan masih sangat terasa, namun bisa sudah agak lama biasanya semakin berkurang.Kemesraan Manusia Usia Lanjut, Kemesraan bagi manusia berbeda dengan pada usia sebelumnya. Pada masa ini diwujudkan dengan jalan – jalan dan sebagainya.

2.     Pemujaan

Pemujaan berasal dari kata puja yang berarti penghormatan atau tempat memuja kepada dewa – dewa atau berhala. Dalam perkembangannya kemudian pujaan ditujukan kepada orang yang dicintai, pahlawan dan Tuhan YME. Pemujaan kepada Tuhan adalah perwujudan cinta manusia kepada Tuhan, karena merupakan inti nilai dan makna dari kehidupan yang sebenarnya.

Cara Pemujaan dalam kehidupan manusia terdapat berbagai perbedaan sesuai dengan ajaran agama, kepercayaan, kondisi dan situasi. Tempat pemujaan merupakan tempat komunikasi manusia dengan Tuhan. Berbagai seni sebagai manifestasi pemujaan merupakan suatu tambahan tersendiri dalam terciptanya kehidupan yang lebih indah.

 


Daftar Pustaka

http://athayaniimtinan.blogspot.com/2017/04/ibd-manusia-dan-cinta-kasih.html

https://michaelchristiansite.wordpress.com/2016/02/11/manusia-dan-cinta-kasihilmu-budaya-dasar/

http://igedepraditya.blogspot.com/2012/05/manusia-dan-cinta-kasih.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

  Manusia Dan Tanggung Jawab     BAB 1 PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan bantuan orang lain untuk bertahan hidup. Tentunya tiap manusia juga memiliki hak dan tanggung jawab nya sebagai makhluk hidup. Orang yang bertanggung jawab adalah orang yang rela berkorban demi orang-orang disekitarnya. Selain tanggung jawab, dalam diri manusia juga terdapat pengabdian dimana menganduntg unsur pengorbanan dan kewajiban utnuk melakukan yang biasanya akan di hargai dan tergantung dari apa yang diabdikannya. Pemgabdian harus dilakkan secara professional dan dapat dipertanggung jawabkan. Pertanggung jawaban professional adalah pertanggung jawaban kepada diri sendiri dan masyarakat. Bertanggung jawab kepada drii sendiri bearti seorang professional bekerja karena integritas moral intelektual dan professional sebagai bagian dan kehidupannya.       BAB 2 PEMBAHASAN Tanggung ja...

KEBUDAYAAN

ILMU BUDAYA   BAB 1 Pendahuluan   A.       Latar Belakang  Ilmu Budaya adalah pengetahuan yang dapat memberi pengetahuan dasar tentang budaya untuk mempelajari masalah-masalah manusia. Ilmu budaya dasar pertama kali di indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari bahasa inggris  "The Humaties" istilah humanities itu berasal dari bahasa latin humnus yang artinya manusia. Prof DR.Harsya Bactiar mengemukakan bahwa ilmu budaya dapat dikelompokan dalam tiga kelompok yaitu: 1. Ilmu-ilmu Alamiah (Natural Science). 2. Ilmu-ilmu Sosial (Social Science). 3. Ilmu-ilmu Budaya (Science Culture).   BAB 2 Pembahasan Dikutip dari buku Pengantar Antropologi (1991) karya Koentjaraningrat, kebudayaan adalah sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam kehidupan masyarakat yang dimiliki manusia dengan belajar. Masyarakat seringg mengartikan Budaya adalah kesenian, Padahal budaya memiliki arti yang sang...

MANUSIA DAN LINGKUNGAN

  MANUSIA DAN LINGKUNGAN BAB 1 PENDAHULUAN A.       LATAR BELAKANG Manusia adalah makhluk hidup ciptaan Tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan hukum alam, mengalami kelahiran, pertumbuhan, perkembangan, dan mati, dan seterusnya, serta terkait serta berinteraksi dengan alam dan lingkungannya dalam sebuah hubungan timbale balik baik itu positif maupun negatif . Lingkungan adalah suatu media di mana makhluk hidup tinggal, mencari penghidupannya, dan memiliki karakter serta fungsi yang khas yang mana terkait secara timbale balik dengan keberadaan makhluk hidup yang menempatinya, terutama manusia yang memiliki peranan yang lebih kompleks dan riil.       BAB 2 PEMBAHASAN Manusia hidup,tumbuh,dan berkembang dalam lingkungan alam dan social-budayanya. Dalam lingkungan alamnya manusia hidup dalam sebuah ekosistem yakni suatu unit atau satuan fungsional dari makhluk-makhluk hidup dengan lingkungannya. ...